
Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang, tidak ada aktifitas membahayakan dari Gunung Semeru. Meskipun gunung berapi terdekat, Bromo terpantau mengalami erupsi.
“Untuk Semeru masih aman, seperti kemarin-kemarin. Di posisi waspada atau level 2, aman tidak terpengaruh gunung berapi lainnya,” kata Wawan Hadi Siswoyo, Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan dan Logistik, Senin (22/4).
Lanjutnya, karakteristik tiap gunung berapi di tiap daerah memang berbeda. Walaupun Bromo dan Semeru terhitung dekat, aktifitasnya terbeda berbeda. “Masing-masing daerah itu berbeda. Baik itu Bromo, Gunung Agung, Kelud, Semeru berbeda,” ucapnya.
Wawan menjelaskan, sudah lama status Semeru tidak berubah. Tidak naik dan tidak turun. Tetap di posisi waspada atau level 2. “Jadi Alhamdulillah, masih aman terkendali,” jelasnya pada wartawan.
Namun tetap, pemantauan Gunung Semeru terus dilakukan. Baik itu dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Pos Pantau Gunung Sawur. Juga dari BPBD Lumajang sendiri. “Kita juga ada relawan,” jelasnya.
Meskipun sejauh ini, status Semeru masih terpantau aman, Wawan juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya yang dekat Semeeru untuk tetap berhati-hati. “Tetap masyarakat harus waspada namanya Gurung Berapi,” ujarnya.
Ia menambahkan, jalur pendakian Semeru masih ditutup. Namun dalam waktu dekat sudah akan kembali dibuka. Pembahasan persiapan pembukaan jalur pendakian masih akan dilakukan. “Baru akan kita bahas, akan ada rapat sinergitas dengan TNBTS,” pungkasnya. (it)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar